Anggota Komisi V DPR RI Anugerahkan - Bethara Indra Kepada Prof. Mahfud MD Print
Wednesday, 25 May 2011 00:00

Bersamaan dengan Pelantikan Dewan Pengurus IKA UII Wilayah Yogyakarta di Bantul, Sabtu (28/5) diselenggarakan Penganugerahan ‘Bethara Indra’ kepada DPP IKA UII sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Prof. Mahfud MD. Penganugerahan ini disampaikan langsung oleh Komisi V DPR RI, Ir. Sudjadi (Dari Fraksi PDI Perjuangan). Prof. Mahfud MD diyakini memiliki sifat – sifat selayaknya “Bathara Indra” dalam tokoh pewayangan.

‘Bethara Indra’ Simbol Keadilan


“Bukan wujudnya wayang dan lukisan 1970-an, yang mungkin kualitas lama, namun filosofi sang ‘Bethara Indra’ yang kami tonjolkan untuk dianugerahkan pada Prof Mahfud. Ini merupakan suatu tali asih, hormat dan peduli dari kami terhadap perjuangan beliau selama ini”sambut Anggota Komisi V DPR RI mengawali sambutannya.

Lanjutnya, Ir Sujadi menguraikan tentang Filosofi tokoh ‘Bethara Indra’ dalam pewayangan yang dianugerahkan kepada Prof Mahfud. “Filosofi ketauladanan Dewa Indra itu sendiri dibagi ke dalam empat tahap namun utamanya tiga tahap: yakni pertama, menyerahkan putrinya yang bernama Dewi Toro sebagai hadiah Raden Subali yang mampu membasmi Angkaramurka, Joko Suro dan Lembu Suro. Kedua, membantu Pandhawa dalam membangun Negara Amartha dari Alas Amartha hingga menjadi Negara kokoh, indah dan sempurna sehingga diberi nama Indra Prasta. Ketiga, dapat membasmi pelaku kejahatan yang merusak bumi yang telah merebut paksa Tirta Amerta (air kehidupan) dari kerajaan. Terakhir, Dewa Indra memberikan pusaka Pasopati kepada Arjuna yang telah melakukan pertapaan dan menolak seluruh godaan apapun”terangnya.

 

“Dewa Indra ini bermakna dewa yang membawa kesejahteraan dengan asas keadilan  dan memberantas ke-angkaramurka-an. Sehingga kami berharap, dengan jiwa Dewa Indra tersebut, semoga dapat mengilhami perjuangan Bapak Prof Dr. Mahfud demi terciptanya kesejahteraan bangsa ini”harapnya.

Prof Mahfud MD mengajak kepada seluruh hadirin yang menjadi saksi penganugerahan untuk tetap bersatu guna menegakkan keadilan, kejujuran, kebenaran sesuai dengan filosofi tokoh “Bethara Indra”. “Ini sebenarnya bukan anugerah yang ditujukan bagi saya, namun untuk kita semua yang selalu menegakkan keadilan, kebenaran, dan kejujuran dimanapun kita berada. Semoga Filosofi ‘Betara Indra’ ke depannya dapat kita jadikan sebagai salah satu inspirator dan motivator untuk selalu teguh menegakkan keadilan tanpa di sekat – sekat oleh perbedaan keyakinan dan agama”sambutnya dengan singkat.

Di samping penganugerahan berupa wayang dan lukisan tahun 1970-an sosok ‘bethara Indra’, Ir Sudjadi juga memberikan bingkisan khusus untuk Prof Mahfud MD yakni VCD Pidato Bung Karno Tahun 1964 Pada Acara Maulud Nabi SAW tentang ‘Memahami Ajaran Islam dan Ideologi Pancasila’ dan VCD Gendhing – Gendhing kesayangan Bung Karno dalam rangka ‘Simfhoni Mengenang Bung Karno’ karangan Ki Wasito Dipuro dan Ki Narto Sabdo . (Sumber : Humas UII)

 

 

Share this post