ja_mageia

Selamat datang di website IKA UII - sarana berbagi informasi kegiatan alumni Universitas Islam Indonesia
  • Image 1 Caption
  • Image 2 Caption
  • Image 3 Caption
Novel Biografi, Untuk Usia Mahfud MD Ke-57 PDF Print E-mail
Tuesday, 13 May 2014 00:00

Jakarta, GATRAnews - “Cahaya-Mu Tak Bisa Kutawar: Novel Biografi Mahfud MD” demikian judul novel biografi karya Aguk Irawan MN. Novel itu menjadi spesial karena diluncurkan Rabu, 13 Mei, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun mantan Ketua MK, Mahfud MD.

"Novel ini setelah acara Pagelaran Budaya Nusantara di Taman Budaya Jogja, sebagai kado ulang tahun untuk Mahfud MD," ungkap koordinator Gerakan Indonesia Satu (GIS), Sumitro Sufian, kepada wartawan.

GIS sendiri merupakan gerakan masyarakat yang mendukung Mahfud MD maju sebagai Capres maupun Cawapres. GIS didukung oleh berbagai elemen seperti DPW IKA UII DIY, Forum Pemuda Lampung, Sahabat Mahfud.

"Gelar Budaya Nusantara 2014 ini diikuti oleh 18 propinsi di Indonesia, dan puncak acara akan diselenggarakan Launching Novel tersebut," tandas relawan Mahfud MD itu.

Read more...
 
Gelar Budaya Nusantara 2014 Tampilkan 18 Kelompok Kesenian PDF Print E-mail
Monday, 12 May 2014 00:00

Salah satu kesenian daerah yang ditampilkan dalam Gelar Budaya Nusantara 2014 (Foto: jh kusmargana)


YOGYA (KRjogja.com) - Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) bekerjasama dengan Forum Pemuda Lampung (Formula) dan didukung Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Nusantara menggelar acara Gelar Budaya Nusantara 2014 di Yogyakarta 11-13 Mei.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dimas Kebudayaan DIY, GBPH Yudhaningrat bertempat di Monumen Serangan Umum Satu Maret Yogyakarta, Minggu (11/05/2014) malam.

Mengangkat tema, Cinta Budaya Nusantara, acara Gelar Budaya Nusantara 2014 ini akan digelar selama tiga hari dengan menampilkan 18 kelompok kesenian yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Yakni bertempat di Monumen Serangan Umum Satu Maret dan Gedung Societed Military Taman Budaya Yogyakarta.

Ketua Bidang Budaya dan Olahraga Dewan Pimpinan Daerah IKA UII DIY, Tri Rubianto mengatakan acara ini diharapkan dapat menjadi wahana serta kebangkitan eksistensi lokal budaya, Sehingga masyarakat berperan dalam kancah globalisasi.

Selain itu ia juga berharap nilai-nilai lokal dapat memberikan kontribusi terhadap wawasan nusantara. Tanpa adanya acara semacam ini dikuatirkan budaya daerah akan terpinggirkan bahkan mati dengan sendirinya sehingga tidak dikenal generasi berikutnya.

"Kita berharap Gelar Budaya Nusantara ini bisa menjadi tontonan sekaligus juga bisa menjadi tuntunan bagi masyarakat pada umumnya dan warga Jogja pada khusunya," katanya.(M-1)

 

Sumber: krjogja.com

 

 

 
IKA UII Gelar Diskusi Fenomena Artidjo Alkostar PDF Print E-mail
Tuesday, 04 March 2014 00:00

Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Indonesia menggelar diskusi publik bertajuk “Harapan Penegakan Hukum, Fenomena Artidjo Alkostar” di Jakarta, Selasa (4/3).

Sesuai dengan tema diskusi, Pantia Diskusi Publik yang diketuai advokat Ari Yusuf Amir mengundang sejumlah akademisi dan praktisi hukum untuk berbicara atau memberi testimoni terhadap Hakim Agung Artidjo Alkostar. Beberapa yang hadir di antaranya adalah mantan Ketua MK Mahfud MD, Ketua KY Suparman Marzuki, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Dosen Filsafat Hukum Shidarta dan lain sebagainya.

“Mas Artidjo adalah seorang ideolog hukum. Putusan-putusan perspektif hukum Artidjo menerapkan nilai-nilai transedental kemanusiaan di atas pasal-pasal,” sebut Busyro Muqoddas.

Habib Rizieq berharap ke depan lahir penegak-penegak hukum yang adil dan jujur seperti Artidjo. "Beliau adalah ahli hukum. Muslim yang taat. Mudah-mudahan istiqomah hingga akhir hayat," ujarnya.

Beberapa pejabat negara lain juga memberi testimoni tertulis terhadap Artidjo meski mereka tak hadir dalam diskus ini. Mereka adalah Jaksa Agung Basrief Arief, Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, dan Wakil Ketua MPR Harjiyanto Thohari.

Acara diskusi ini ditutup dengan pidato hukum oleh Artidjo Alkostar.

Sumber: www.hukumonline.com

 
Berbicara di UII, Maher Zain Sampaikan tentang Entrepreneurship Berbasis Nilai Islami PDF Print E-mail
Wednesday, 20 November 2013 00:00


Jika biasanya melihat sosok fenomenal Maher Zain tampil membawakan lagu-lagu religi, kini giliran Maher Zain tampil sebagai salah satu pembicara Symposium Moslem Entrepreneurship yang digagas oleh UII bersama Ikatan keluarga Alumni (IKA) UII. Di hadapan ratusan mahasiswa dan hadirin yang sejak Rabu pagi (20/11) telah memadati Auditorium Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII, Maher Zain mengajak para generasi muda untuk menjadi spiritual entrepreneur atau wirausahawan yang menjalankan usahanya dengan tetap berpegang pada nilai dan etika bisnis Islam. Di samping Maher Zain, symposium ini juga dihadiri oleh Ketua DPP IKA UII, Prof. Dr. Mahfud MD beserta pembicara kenamaan lainnya, seperti Rina Novita, pengusaha nasional yang juga CEO DNA Productions, dan Mr. Sharif Banna, CEO – Co Founder Awakening Worlwide, perusahaan yang menaungi karya-karya Maher Zain.

Dengan penampilan yang bersahaja, Maher Zain mampu menularkan inspirasinya dengan menceritakan awal mula karirnya. Ia memberi semangat, “Jadilah orang yang sukses, orang kaya, atau orang yang hebat. Namun ingatlah, segala kesuksesan, ketenaran, dan kehebatan kita harus memberi arti dan manfaat bagi kehidupan orang lain”. Filosofi inilah yang menurutnya perlu ditanamkan pada setiap pengusaha muslim dan generasi muda sehingga setiap usaha selalu dilandasi oleh semangat spiritual entrepreneurship.

Pemuda keturunan Lebanon yang besar di Swedia ini juga menuturkan, awalnya ia tak langsung terjun di dunia musik sebagai penyanyi. Namun, besar di negara dengan lingkungan yang sekuler membuatnya merasa harus mencari jati dirinya sebagai seorang muslim. Dari sinilah, ia kemudian mulai mengeksplorasi lagu-lagu religi yang membawa pesan Islami namun dikemas dengan musik RnB yang modern. Kemudian atas dorongan dari teman dan sahabat, barulah Maher mengirimkan lagunya ke produser sehingga membawanya ke puncak kesuksesan seperti sekarang.

Read more...
 
Hadirkan Maher Zain, UII dan IKA UII Gelar Symposium Moslem Entrepreneurship PDF Print E-mail
Saturday, 16 November 2013 00:00

Pelantun tembang religi fenomenal kelas dunia Maher Zain akan hadir dan berbicara dalam simposium bertema moslem entrepreneurship yang diadakan di kampus terpadu UII, Jalan Kaliurang Km. 14,5 Sleman-Yogyakarta, Rabu 20 November 2013. Simposium ini juga menghadirkan Ketua DPP IKA UII, Prof. Mahfud MD yang bertindak sebagai keynotes speaker. Selain dihadiri dua tokoh penting ini, symposium juga akan mengundang sejumlah praktisi bisnis kenamaan dari dalam dan luar luar negeri seperti; CEO Awakening Worldwide (London), Sharif Banna, CEO DNA Productions (Indonesia), Rina Novita, dan Ketua Asmindo sekaligus alumni UII, Ambar Cahyono yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPR RI. Hadirnya para entrepreneur (wirausahawan) ini diharapkan dapat memberi inspirasi kuat bagi para peserta untuk mengikuti jejak mereka. Symposium ini merupakan hasil kerjasama antara UII dan IKA UII sebagai bagian dari komitmennya terhadap perkembangan dunia kewirausahaan di Indonesia.

Disampaikan oleh Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec dalam jumpa pers yang berlangsung di RM Bong Kopitown, Jl. Sagan Kidul No. 4 Yogyakarta, Sabtu 16 November 2013, Indonesia dengan penduduk yang sebagian besar beragama Islam ternyata belum sepenuhnya memahami tata cara atau etika bisnis secara Islami. Ia mengaku prihatin dengan hal ini. Sebab di satu sisi, perkembangan dunia Islam cukup menggembirakan khususnya dalam pengembangan ilmu ekonomi syariah. Bahkan, kemajuan lembaga keuangan berbasis syariah telah banyak dilirik oleh pengamat dan pelaku ekonomi di dunia Barat. Namun di sisi lain, semangat dan minat umat Islam Indonesia untuk menekuni dunia entrepreneur yang menerapkan nilai serta etika bisnis Islam masih tergolong rendah. “Untuk menjadi negara maju, paling tidak Indonesia harus memiliki minimal 2% entrepreneur dari jumlah penduduk. Sementara di tanah air jumlah entrepreneur kita masih kurang dari 0,4% dari total jumlah penduduk”, ungkapnya prihatin.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>


Banner
Bagaimana menurut anda situs IKA yang baru ?