ja_mageia

Selamat datang di website IKA UII - sarana berbagi informasi kegiatan alumni Universitas Islam Indonesia
Kepengurusan IKA UII Kalimantan Selatan Resmi Dilantik PDF Print E-mail
Saturday, 21 January 2012 00:00

Keberadaan Ikatan Alumni (IKA) UII di daerah-daerah harus menjadi wadah bagi para alumni agar bisa memberikan kontribusi nyata dan kemanfaatan bagi daerah itu. Saat ini banyak alumnus UII yang bekiprah di bidang birokrasi, swasta, dan perguruan tinggi yang memiliki posisi strategis, baik di level daerah maupun nasional. Demikian ditegaskan Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., saat Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah IKA UII Kalimantan Selatan, periode 2012-2017, Kamis (19/1), di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Turut hadir dan melantik secara langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat IKA UII, Prof. Dr. Mahfud MD, SH., SU., Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan, pejabat setempat, serta para alumni UII. IKA UII Banjarmasin selanjutnya akan dipimpin oleh Hesly Yunianto SH, yang sekarang menjabat kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarmasin.

Di hadapan 300an alumni di wilayah Kalimantan Selatan, Prof. Edy Suandi Hamid MEc juga menyampaikan berbagai perkembangan terakhir dan capaian prestasi di UII. Disampaikan, berdasarkan lembaga pemeringkat internasional QS Star, UII memperoleh dua bintang sejajar dengan beberapa universitas besar di tanah air, diantaranya Universitas Brawijaya (Unibraw), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair) serta Universitas Bina Nusantara (Binus).

 

 

Sementara dalam pemeringkatan 4 International College and Universities (4ICU) yang belum lama ini di rilis oleh situs resminya, menempatkan UII sebagai PTS peringkat pertama di Kopertis Wilayah V dan peringkat ke-2 PTS secara nasional. ”Posisi UII, secara nasional baik di kalangan PTN maupun PTS menunjukkan peningkatan yang signifikan dari periode sebelumnya, yakni naik 5 peringkat ke posisi 13, dari posisi sebelumnya di peringkat 18,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Prof. Edy, UII juga terus memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak. Di ranah internasional, UII memperkuat kerjasama dengan SolBridge International School of Business (SISB), Korea Selatan dan Ritsumeikan University (RU). Kerjasama dengan instansi pemerintahan juga dilakukan diantaranya dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI.

Kerjasama dengan beragam industri juga terus dilakukan, yang dalam hal ini diantaranya diwujudkan melalui  in campus recruitment,  job seeker workshop, career meeting, kuliah umum, magang mahasiswa dan enterpreneurship workshop dengan perusahaan nasional maupun multinasional. “Hal ini ditujukan guna mempermudah alumni masuk dunia kerja dan meningkatkan relevansi pendidikan dengan tuntutan dunia kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Mahfud MD, SH. SU., menyatakan perusahaan pada dasarnya tidak bisa berbuat sewenang-wenang terhadap pekerja, kendati yang bersangkutan sebagai pekerja tidak tetap (outsourcing). Hal tersebut menanggapi hasil uji materi Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan yang dikabulkan MK atas permohonan seorang karyawan yang bertugas menghitung meteran listrik di Surabaya, Jawa Timur.

Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu mengaku heran, mengapa sampai lahir UU 13/2003 yang dianggap tidak manusiawi tersebut. Semestinya Undang Undang yang bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan itu tak perlu ada di Indonesia. “Dengan dikabulkannya uji materiil terhadap UU 13/2003, maka menjadi "angin segar" bagi para pekerja tidak tetap untuk tidak diberhentikan di tengah jalan, karena kesewenang-wenangan pihak perusahaan,” paparnya. (Sumber: Humas UII)

Share this post

 
Banner
Banner
Banner

Success Story

Follow IKA on Facebook




Banner
Bagaimana menurut anda situs IKA yang baru ?