ja_mageia

Selamat datang di website IKA UII - sarana berbagi informasi kegiatan alumni Universitas Islam Indonesia
UII Gelar Wisuda Periode VI TA 2012/2013 PDF Print E-mail
Saturday, 31 August 2013 03:17

UII kembali menggelar prosesi wisuda pada jenjang Doktor, Magister, Sarjana Dan Ahli Madya untuk Periode VI Tahun Akademik 2012/2013 di Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Kampus Terpadu, Sabtu 31 Agustus 2013. Wisuda UII kali ini diikuti oleh 730 widuwan, terdiri atas 2 wisudawan dari Program Doktor, 82 wisudawan dari Program Magister, 621 wisudawan dari Program Strata Satu, dan 25 wisudawan dari Program Diploma Tiga. Sebanyak 203 diantaranya berhasil lulus dengan predikat pujian (cum laude) dan 429 menyelesaikan studi tepat waktu.

Predikat terbaik pada program strata satu berhasil diraih Ahmad Zaini Aziz dari Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam dengan IPK tiga koma sembilan. Sementara wisudawan tercepat pada periode kali ini diraih oleh Aliya Salim dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dengan masa studi tiga tahun tujuh bulan. Hingga kelulusan periode akademik ini UII telah berhasil meluluskan 70.568 alumni.

Rektor UII Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec dalam amanahnya menyampaikan, diraihnya gelar akademik oleh para wisudawan menandakan melekatnya tanggung jawab moral untuk tidak bertindak permisif yang jauh dari kaidah-kaidah ilmiah dan kebenaran akademik.

Disampaikan Prof. Edy, sebagai seorang intelektual wisudawan memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar dibandingkan dengan masyarakat awam dikarenakan pengetahuan yang dimiliki. Oleh karenanya wisudawan juga dituntut untuk dapat memanifestasikan ilmunya ke dalam tindakan konkrit, seperti merespon berbagai permasalahan sosial yang muncul ditengah masyarakat.

Dalam amanahnya Prof. Edy juga berpesan agar para wisdudawan selanjutnya dapat bergabung dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII guna menunjang proses belajar di masyarakat. Dengan aktif dalam IKA UII, wisudawan diharapkan juga dapat terus menjaga tali silaturahmi, baik antara alumni dengan alumni juga antara alumni dengan UII, serta dapat berperan serta dalam membesarkan almamater.

Peran PT Dibutuhkan Dalam Mencetak Kader Penegak Hukum

Sementara itu waki alumni, Dr. Taufiqurrohman Syahuri, SH., MH yang saat ini memperoleh amanah sebagai Anggota Komisi Yudisial RI menyampaikan, maraknya sinisme publik terhadap kinerja penegakan hukum saat ini, tak berlebihan jika berharap Perguruan Tinggi terutama Program Studi Ilmu Hukum untuk dapat merevitalisasi kembali perannya sebagai lembaga pencetak kader-kader penegak hukum yang reformis, progresif dan visioner.

Disampaikan Dr. Taufiqurrohman Syahuri, metode pendidikan di kampus hendaknya harus bisa mengakomodasi tiga target penting dalam proses pendidikan hukum, yaitu penguasaan aspek pengetahuan (knowledge) hukum, penguasaan aspek ketrampilan (skill) hukum dan penghayatan serta pengamalan aspek nilai-nilai (value) moral hukum.

“Rasanya terlalu getir membayangkan, ribuan mahasiswa baru fakultas hukum yang pada awal memasuki masa perkuliahan terlihat begitu innocent pada akhirnya berubah menjadi “monster-monster” dalam profesi sebagai polisi, jaksa, hakim dan pengacara yang mahir memanipulasi konsepsi keadilan dengan bekal penguasaan ilmu hukum yang dimilikinya,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan Dr. Taufiqurrohman Syahuri, pendidikan hukum idealnya mampu mengajarkan bagaimana hukum materiil dan hukum formil diterapkan dalam konstruksi pilihan doktrin hukum dan yurisprudensi yang relefan dengan obyektivitas legal case-nya. Dari situ akan dapat ditengarai, apakah hakim, jaksa, dan advokat bekerja dalam bingkai etika profesi atau menabraknya.

“Dalam pendidikan hakim diharapkan peran perguruan tinggi untuk dapat benar-benar mampu membekali para calon hakim dengan materi filsafat hukum, logika hukum, hukum acara, dan tentunya norma-norma etika,” ungkapnya.

Sumber: uii.ac.id

Share this post

 
Banner
Banner
Banner

Success Story

Follow IKA on Facebook




Banner
Bagaimana menurut anda situs IKA yang baru ?