ja_mageia

Selamat datang di website IKA UII - sarana berbagi informasi kegiatan alumni Universitas Islam Indonesia
DPW IKA UII Bengkulu Resmi Dilantik PDF Print E-mail
Monday, 28 January 2013 02:43

Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni (DPW IKA) UII Provinsi Bengkulu Periode 2012-2016 secara resmi dilantik pada Kamis malam, 24 Januari 2013, di Hotel Grage Horizon, Jl.Nala No.126, Anggut Bawah, Kota Bengkulu. Prosesi pelantikan diwali dengan pembacaan SK oleh Sekjen IKA UII, dilanjutkan pembacaan ikrar, dan penyerahan bendera IKA UII secara simbolis oleh Ketua Umum IKA UII, Prof. Dr. Mahfud MD kepada Ketua DPW IKA UII, Provinsi Bengkulu, Junaidi Albab Setiawan, SH, MCl.

Turut hadir dalam pelantikan Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd, Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, sejumlah anggota DPRD Bengkulu serta jajaran Dewan Pengurus Pusat IKA UII. Kegiatan Pelantikan dilanjutkan dengan Ceramah Umum oleh Prof. Mahfud MD, dengan topik “Maraknya Konflik Horisontal di Era Reformasi dan Demokratisasi, Apa yang Salah di Negeri ini?”.

Beberapa hal disampaikan Prof. Mahfud, diantaranya pelanggaran akan Hak Asasi Manusia (HAM) yang saat ini telah mengalami banyak perbaikan secara konstitusi. Menurutnya banyak aturan-aturan tentang HAM telah di akomodir, seperti menyempurnakan UUD yang sangat penuh dengan perhatian akan HAM.

Dipaparkan Prof. Mahfud yang juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi RI, pelanggaran akan HAM sebelum era reformasi terjadi secara tersetruktur dan masif, dan banyak dilakukan oleh aparat resmi terhadap masyarakat atau kelompok tertentu.

“Buktinya kita melihat bagaimana operasi militer di Aceh, operasi militer di Papua dan peristiwa Tanjung Priok. Sehingga pada saat itu tidak menherankan jika pemerintah disibukkan dengan lobi-lobi kepada Negara lain, agar Indonesia tidak diadili dalam sidang tahunan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB),” paparnya.

Namun demikian disampaikan Prof Mahfud, yang terjadi saat ini adalah konflik secara horisontal, yakni konflik yang terjadi antara rakyat dengan rakyat, kelompok masyarakat dengan masyarakat lain. Seperti perusakan tempak ibadah, penyerangan kelompok masyarakat terhadap kelompok masarakat lainnya, yang secara konstitusi jelas bertentangan dengan HAM. Oleh karenanya sebagai warga negara, hal ini manjadi sebuah tantangan untuk dapat diperbaiki secara bersama-sama.

Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno

Rombongan Dewan Pengurus Pusat IKA UII bersama Gubernur Bengkulu dan Rektor UII sebelumnya menyempatkan berkunjung ke Rumah Pengasingan Bung Karno di era penjajahan kolonial Belanda. Rombongan memasuki setiap ruangan rumah bersejarah tersebut dan melihat peninggalan berupa dokumentasi foto Bung Karno dan beberapa peninggalan seperti sepeda ontel, buku-buku dan lainnya.

Disampaikan Prof. Mahfud, sebagai Ketua Umum IKA UII, Bung Karno yang merupakan Presiden pertama RI, merupakan salah satu tokoh yang memiliki kontribusi dalam pendirian UII sebagai kampus nasional pertama di tanah air. “Bung Karno saat itu, 8 Juli 1945, menyampaikan pidatonya pada pembukaan UII yang bermula bernama Sekolah Tinggi Islam (STI), di Kantor Imigrasi, Jl. Gondangdia, Jakarta,” paparnya.

Prof. Mahfud dalam kesempatannya juga mengajak semua pihak terutama para alumni UII, untuk dapat meneladani apa yang sudah di berikan Bung Karno, termasuk jasa-jasanya yang telah di sumbangkan bagi negeri ini, seperti mengisi kemerdekaan yang saat ini dirasakan bersama. (Sumber: uii.ac.id)

Share this post

 
Banner
Banner
Banner

Success Story

Follow IKA on Facebook




Banner
Bagaimana menurut anda situs IKA yang baru ?